Tag: Pasar Kurma Madinah

Surganya Berbelanja Oleh-Oleh saat di Arab Saudi

Siapapun kalian yang sedang melakukan ibadah Haji atau Umroh, dan sekedar melihat-lihat keindahan negara Arab Saudi pastinya tak sedikit dari kalian mencari oleh-oleh asli sana untuk dibawa ke tanah air bukan ? memang benar adanya, saat Umrah kebanyakan umat Muslim akan sangat fokus dengan ibadahnya. Nah ketika ibadah mereka ini sudah selesai, baru untuk mencoba keliling-keliling untuk bisa memanjakan diri di beberapa surganay oleh-oleh yang ada di Arab Saudi. Memang benar adanya di setiap tahunnya, Arab Saudi sudah selalu ramai dikunjungi oleh para peziarah muslim yang ingin menjalankan mpo slot online Ibadah Umroh maupun Haji pada bulan ramadhan biasanya. 

Nah dari sinilah setelah mereka selesai melakukan ibadah, sudah pasti bagi para jemaah haji tidak akan melepaskan kesempatan saat sedang berada di Arab Saudi untuk sekedar berbelanja oleh-oleh khas tanah suci bagi sanak saudara dan beberapa rekannya di Indonesia. Walau pasar Tanah Abang selalu memiliki duplikat oleh-oleh yang sama dengan di Arab Saudi sana wkwkwk, tetap saja saat membawa dari sana menjadi suatu kebanggaan bagi diri sendiri karena bisa memberikannya pada saat beribadah ke rumah Allah juga. Hitung-hitung, membagikan rezeki asli dari sana dan siapa tahu bisa ikut melaksanakan juga, Aamiin… 

Nah berikut ini kami berikan beberapa rincian atas tempat belanja yang menjadi surganya para jemaah Haji maupun para Wisatawan berbelanja oleh-oleh di Arab Saudi. Yuk cek rinciannya ! 

Mencari Oleh-Oleh di Superstore Bin Daud 

Ini menjadi tempat belanja yang paling terkenal dan tidak akan pernah bisa dilewatkan oleh para peziarah saat umrah ketika sedang berada di Arab Saudi. Bin Daud memang menjadi Superstore yang ada di Kota Madinah dan kota Makkah. Hal ini sama saja seperti Superstore lainnya, dimana untuk Bin Daud lebih banyak menyediakan kebutuhan sehari-harinya. Kalian bisa mulai untuk masuk ke dalam Superstore Bin Daud dan melihat berbagai macam hiruk pikuk atas sebuah pusat perbelanjaan milik Negeri Padang Pasir ini. Dan disini ada banyak wanita yang bercadar dan pria bersorban lalu lalang di dalamnya atau sekedar antre pada konter makanan cepat saji layaknya Al Tazaj. 

Disini kalian juga akan melihat berbagai macam toko layaknya tempat makan, lalu toko untuk menjual berbagai macam busana muslim wanita maupun laki-laki, toko yang menjual berbagai macam perlengkapan rumah tangga berbahan dasar elektronik. Selain itu ada juga berbagai barang merk terkenal yang bisa kalian temui disini seperti Casio – lalu Benetton – Delsey dan juga Sony. nah mengenai harga alias bayar membayar, kami katakan kalian harus bisa menyediakan biaya yang tidak sedikit. Sebab di Superstore Bin Daud ini barangnya dijual dengan harga cukup mahal dibanding dengan toko lainnya. Walau begitu, kami juga bisa katakan jika barang di Bin Daud ini masih jauh sedikit murah dibanding dengan barang yang di jual di Indonesia. 

Menelusuri Toko di Sepanjang Jalan Misfalah – Bakhutmah 

Masjidil Haram yang adanya di Kota Makkah memang sudah menjadi kota yang paling ramai dikunjungi oleh para peziarah. Selain terdapat Ka’bah, disini kalian akan melihat berbagai macam toko yang menjual aneka oleh-oleh. Saat di tiadakannya pasar Seng, salah satu daerah yang dipenuhi toko ini adalah Jalan Misfalah sampai dengan Bakhutmah. Kalian bisa memulai menapakan kaki ke Misfalah, dan akan melihat di sepanjang trotoar ada banyak sekali toko yang menjual aneka macam oleh-oleh khas dari Arab Saudi. Lalu beberapa di antara barang yang sudah diincar oleh Peziarah adalah Tasbih, lalu Sajadah, Karpet, ada Aroma Terapi, Buah Kurma dan juga Kuku Pacar alami. 

Disini kalian jangan hanya fokus pada satu toko saja ya, coba saja terus menerus melangkahkan kaki disana sampai benar-benar bisa mendekati Masjidil Haram. Karena ketika kalian disini semakin dekat dengan Masjidil Haram, maka kalian akan menemukan banyak sekali toko-toko di sepanjang jalan tersebut. Bahkan ada toko-toko yang jaraknya dekat sekali dengan Masjidil Haram menjual barang-barang atau oleh-olehnya dengan harga yang jauh lebih murah. Dan disini ada banyak sekali jajaran Souvenir lucu layaknya Gantungan Kunci dan juga Gelang Tasbih untuk bisa dijual hanya dengan 2 Riyal atau Sebesar Rp. 5000. 

Pasar Kurma di Madinah juga Cocok untuk Dikunjungi 

Selanjutnya adalah Madina yang mana memiliki satu kawasan untuk menjual berbagai macam aneka Kurma, kacang Arab, sampai dengan Kismis, namanya adalah Pasar Kurma. Memang hampir semua orang yang ada di Madinah mengetahui tempat oleh-oleh yang satu ini. Yang mana Pasar Kurma sendiri sudah masuk sebagai lokasi terfavorit bagi para peziarah yang ingin membeli kurma sebagai oleh-olehnya. 

Hampir bisa dipastikan bahwa setiap muslim yang pergi ke Tanah Suci akan setidaknya mengunjungi pasar Kurma. Letaknya sendiri ada di kawasan Qurban atau kurang lebih jaraknya 1 setengah Kilometer dari Masjid Nabawi yang membuat pasar ini semakin ramai saja untuk bisa dikunjungi oleh para Peziarah. Memang sesuai dari namanya, tempat belanja ini akan didominasi kurang lebihnya oleh buah tangan Kurma. Benar-benar banyak sekali jenisnya, seperti halnya : Jenis Nabi atau Ajwa, lalu Kurma Ambar, sampai dengan Kurma Sukari maupun Kurma yang khusus untuk pria juga adanya hanya di Pasar Kurma – Madinah. 

Sekedar informasi saja, sekitar 5 tahun lalu saat seseorang mengunjungi pasar Kurma di Madinah menemukan berbagai macam jenis kurma yang bervariasi dan harganya juga dimulai dari 30 Riyal sampai dengan 90 Riyal. Selain pyur buah kurma asli, di pasar Kurma Madinah ini kalian akan menemukan berbagai macam olahan dasar kurma seperti halnya Biskuit. Pasar Kurma Madinah ini memiliki letak sekitar 60 meter berada di sebelah Selatan Masjid Nabawi. Pasar ini juga sudah dibuka sejak pukul 07.00 sampai dengan pukul 23.00 waktu Arab Saudi saat musim haji tiba. 

Mampir ke Pertokoan Sekitar Masjid Nabawi 

Sama sebenarnya seperti Makkah, jalan untuk menuju ke Masjid Nabawi di Madinah akan selalu dipenuhi oleh berbagai macam toko. Dan seluruh jalan menuju Masjid Rasulullah ini akan dipenuhi toko : Elektronik – Kelontong – Obat sampai dengan Toko Emas juga hadir disini. Umumnya waktu yang paling ramai memang saat selesai shalat Isya. Selain toko, disana juga ada pedagang dadakan dengan tikar yang akan memenuhi jalanan pada malam hari ( mungkin seperti pasar malam saat di Indonesia ). Umumnya harga yang akan ditawarkan oleh para pedagang kaki lima ini jauh lebih murah dibanding dengan harga yang ada di toko tersebut. 

Kalian bisa lihat saja Jilbab khas Madinah yang akan dijual dengan harga 10 Riyal atau setara dengan Rp. 25.000 di Indonesia. Lalu nantinya kalian akan menemukan pedagang dadakan ini menjualnya dengan harga murah yakni 8 Riyal saja, otomatis akan jauh lebih laris dong. Dan untuk satu buah gamis hitam disana akan dijual jauh lebih murah dibanding dengan apa yang kalian temukan di toko yakni hanya Rp. 30.000 atau 12 Riyal saja lho. Pertokoan yang ada di sekitar Masjid Nabawi memang selalu saja ramai hingga tengah malam. Sebab bisa dimaklumi, karena toko disini akan buka selama 24 jam dan akan selalu dilalui oleh umat Muslim yang akan menuju dan pulang dari Masjid Nabawi. 

Jangan Lupa, Masih ada Pasar BAB Mekkah 

Pasar ini kebetulan memiliki letak di Suhaifa, Jeddah – Arab Saudi. Pasar Tradisional ini akan buka di setiap paginya dan akan tutup di waktu Zuhur datang. Bab Mekkah sudah menjadi lokasi terfavorit untuk kalian yang ingin memborong oleh-oleh. Hal ini dikarenakan, barang-barang disana jauh lebih lengkap dan harga yang dimiliki juga jauh lebih murah dibandingkan dengan pasar maupun pusat perbelanjaan lainnya. Sebagai perbandingan dari harga, parfum yang dijual di Pasar Bab Mekkah ini seperti Parfum Ted Lapidus ukurannya 100 ml dan dijual dengan harga 50 riyal atau Rp. 150.000 saja. Padahal kalau kalian search di Indonesia menjual parfum ini ada yang Rp. 370.000 – Rp. 575.000 – Rp. 750.000 – Rp. 1.075.000 dan masih banyak variasi harga lainnya. Dan itu berkali-kali lipat harganya dibanding kalian membelinya langsung saat berada di Mekah sana.